3 Bagian Fundamental E-commerce yang Wajib untuk Diperhatikan!

Pasar e-commerce di Indonesia terus meningkat pesat selama beberapa tahun terakhir ini. Bahkan, diprediksikan lebih dari separuh penduduk akan beralih ke ranah digital pada tahun 2020.  Ini menyimpulkan bahwa persaingan antar perdagangan online tanah air pun semakin sengit. Itu sebabnya, penting untuk para pebisnis online mengerti bahwa bingkai usaha yang mereka miliki harus menarik dan dapat memberikan solusi bagi para konsumen.  Selain itu, terdapat 3 faktor fundamental yang sangat penting untuk diperhatikan:

1. Desain Visual

Ada begitu banyak studi membuktikan otak manusia sangat cepat dalam memproses gambar. Maka dari itu, sebagai pebisnis online, jangan ragu dalam mengeluarkan anggaran lebih untuk desain visual yang beresolusi tinggi.

Namun, perlu digaris bawahi bahwa pada akhirnya prensentasi merupakan penentuan utamanya. Tidak peduli di mana kamu meletakkan foto brand atau campaign yang ada, karena konsumen hanya akan memusatan perhatian mereka pada gambar eye-catching. Pastikan kamu menciptakan gambar menarik serta pengenalan jelas mengenai brand yang kamu pasarkan.

Adapun terkait hal itu, gambar tersebut tentu juga harus didukung dengan konten yang dapat meyakinkan pengunjung untuk melakukan tindakan lebih lanjut, atau sering disebut sebagai call to action. Dengan kata lain, kamu harus mengerti bahwa gambar yang ada, tidak hanya berguna sebagai dekorasi atau hanya berhenti dalam proses awareness saja. Penting untuk gambar tersebut dapat mempercepat navigasi pengunjung hingga beralih pada konversi.

Jika kamu tidak memiliki keahlian dalam bidang ini, jangan khawatir karena ada banyak sekali platform online yang menawarkan free stock photos untuk memenuhi keperluan desain visual yang kamu butuhkan.

2. Menyediakan Fungsionalitas Website

Halaman utama pada website tidak hanya berguna dalam memberikan kesan pertama pada suatu bisnis online. Namun, ini juga menjadi wajah brand dan pusat aktivitas dari operasional website. Dengan menyediakan langkah-langkah yang sederhana, konsumen pun tidak akan ragu untuk berbelanja di toko online tersebut.

 

Kabar baiknya adalah di zaman yang serba digital ini, kamu tidak perlu mengeluarkan anggaran besar untuk memperkerjakan SDM. Sekarang, ada banyak platform e-commerce yang memberikan kemudahan untuk kamu menciptakan bagian-bagian fungsionalitas pada website, seperti shopping cart, inventory tracking, dan payment records.

Namun, jika ingin mengembangkan website atau e-commerce secara lebih luas, tidak ada salahnya untuk mempekerjakan developer yang dapat membantumu dalam meningkatkan penjualan ke tingkat lebih tinggi.

Pada akhirnya, halaman utama website harus dirancang agar dapat mendorong pengunjung untuk menyelam lebih dalam pada penawaran toko online. Misalnya, ciptakan kategori serta daftar produk yang informatif namun sederhana.

“Perilaku konsumen online memang sulit untuk diprediksi. Sungguh menakjubkan bagaimana perubahan kecil pada halaman utama suatu e-commerce dapat menghasilkan peningkatan yang besar terhadap penjualan,” ujar Tristan King, pendiri dari Blackbet Commerce.

3. Copywriting dalam Iklan

Pasalnya, e-commerce dan content marketing merupakan dua hal yang berjalan secara bersamaan. Ketika kamu berhasil membuat takjub para konsumen dengan website menarik, saatnya menciptakan campaign dengan gambar serta copywriting yang unik.

Jika berbicara soal dunia marketing, copywriting dapat dikategorikan sebagai subjek seni. Oleh sebab itu, dalam pemilihan kata – termasuk halaman produk, blog, email marketing, dan proses checkout – wajib menjadi pertimbangan utama. Setiap pemilihan katanya tentu harus tidak bercacat, sederhana, serta unik.

E-commerce besar Shopee Indonesia dapat menjadi salah satu contoh iklan yang berhasil viral! Mungking beberapa dari kamu pernah melihat atau mendengar iklan dengan kata-kata “Ini sepedaku, sepedamu mana?”. Menariknya, iklan ini berhasil memenangkan penghargaan di ajang “Bright Awards Indonesia 2017”, untuk kategori Iklan Paling Berkesan. Iklan Shopee ini berhasil viral dikarenakan mengusung tema kebiasaan Presiden Joko Widodo yang membagikan hadiah sepeda pada masyarakat muda Indonesia. Cukup unik, bukan?

Terlepas dari kebutuhan konten, yang terpenting adalah setiap katanya dapat mencerminkan kepribadian suatu brand. Hal ini dikarenakan, si pengunjung bisa jadi adalah konsumen yang cerdas dan kritis. Bahkan cacat kecil dalam tulisan website bisa menjadi nilai kurang dalam kredibilitas brand yang kamu kembangkan.

Bisnis jual beli barang memang telah ada selama berabad-abad. Di sisi lain, industri e-commerce terbilang masih sangat baru. Oleh sebab itu, masih banyak dari pelaku bisnis online yang bingung dalam menyusun taktik marketingnya. Nah, semoga artikel ini dapat membantu kamu dalam menjalankan e-commerce, ya!