Reksadana Syariah, Investasi yang Lebih Menguntungkan Dibandingkan Emas

Bukan menjadi cerita baru bila emas merupakan benda yang populer di kalangan masyarakat luas, sehingga kebanyakan dari mereka menjadikan emas sebagai cara untuk berinvestasi dalam hal keuangan. Dari puluhan tahun lalu, Anda mungkin sudah terbiasa dengan logam mulia ini, kebanyakan orang tua melakukan investasi dalam bentuk emas perhiasan. Mudah diperoleh dan mudah dijual, nilai investasinya juga cukup menguntungkan. Inilah alasan mengapa emas menjadi pilihan banyak orang saat melakukan investasi. Berbanding dengan emas, reksadana mempunyai nilai yang tinggi, namun hanya sebagian kecil saja yang meliriknya, padahal sudah banyak reksadana syariah yang muncul.

Jika Anda ingin memilih investasi dengan keuntungan yang tinggi, reksadana lebih menunjukkan geliatnya, bukan hanya itu. Investasi jenis ini mempunyai berbagai macam kelebihan di dalamnya. Pertama, return lebih besar dibandingkan dengan emas. Dalam setiap investasi yang dilakukan, pasti Anda akan mengharapkan return yang paling tinggi. hal ini bisa Anda peroleh dalam reksadana, karena return yang diberi investasi ini lebih tinggi dibandingkan dengan emas batangan. Selama 5 tahun terakhir, return yang diperoleh dari obligasi lebih besar bila dibandingkan dengan emas batangan. Perbandingan yang diambil adalah obligasi karena dibandingkan saham, resikonya akan jauh berbeda.

Kedua, jumlah minimal investasi yang lebih kecil. Saat kita akan membeli emas batangan, untuk emas seberat 1 gram saja, kita harus membeli dengan harga Rp 600 ribuan per gram. Ini artinya untuk berinvestasi dalam bentuk emas, kita harus mengeluarkan uang sebesar Rp 600 ribuan. Ini belum termasuk biaya penyimpanan jika Anda membeli emas dalam jumlah banyak. padahal, ketika ingin melakukan investasi reksadana syariah, Anda bisa memulai dengan dana ratusan ribu saja, bahkan ada Rp 100 ribuan. Anda juga bisa melakukan transaksi secara online.

Ketiga, tidak memerlukan biaya penyimpanan. Ketika melakukan investasi dalam bentuk emas, Anda harus memastikan keamanan aset selama 24 jam lamanya. Sebagian besar orang lebih memilih menggunakan SDB atau Safe Deposit Box yang berada di bank, tempat tersebut akan lebih aman dibandingkan dengan di rumah. tetapi menggunakan SDB bisa membuat Anda mempunyai kewajiban membayar biaya sewa yang mahal, setidaknya akan dikenakan Rp 400 hingga Rp 500 ribuan per tahun. Ini untuk ukuran yang kecil. Bila Anda melakukan investasi reksadana, hal seperti ini tidak akan Anda temukan, karena harta reksadana akan disimpan di bank custodian.

Keempat, kemudahan dalam mengelola investasi. Tidak sulit dan rumit untuk melakukan kegiatan di bidang investasi reksadana ini karena akan dikelola oleh manajer investasi yang sangat profesional di bidangnya. Anda tidak harus bersusah payah membaca pasar atau melakukan analisa berbagai macam perubahan yang berada di dalamnya. Tetapi bila Anda melakukan investasi dengan bentuk emas, Anda harus mempunyai keahlian melihat analisa pasar karena semua keputusan berada di tangan Anda.

Terakhir, kemudahan dalam melakukan transaksi. ketika melakukan investasi berbentuk emas, Anda akan mendatangi toko emas, membeli dan menyimpannya di SDB milik bank. seluruh proses tersebut memiliki resiko dan banyak membuang waktu, belum lagi jika Anda ingin menjualnya kembali, Anda harus mengulang kegiatan secara terbalik. Ketika melakukan investasi berbentuk reksadana syariah, Anda tidak perlu melakukannya, Anda bahkan bisa melakukan dengan cara online dan cepat. Bahkan pembelian atau penjualan bisa dilakukan tanpa perlu susah payah keluar rumah. jadi, mana investasi yang akan Anda pilih?