Home Teknologi Selamat tinggal Flexy dan Star One

Selamat tinggal Flexy dan Star One

581
0

Nasib teknologi Code Division Multiple Access (CDMA) semakin hari semakin tergencet dan sepertinya sudah tinggal menunggu hari lagi. Bahkan 2 perusahaan operator di Indonesia juga sudah berancang-ancang melebur divisi CDMA mereka dengan divisi Global System for Mobile (GSM).

Di Indonesia, terdapat 5 operator penyedia layanan CDMA yaitu PT Bakrie Telecom (Esia), PT Smartfren Telecom Tbk (fren), PT Smart Telecom (Smart), PT Indosat Tbk (StarOne) dan PT Telkom Tbk (Flexi).

Dari ke-5 nya, sampai saat ini tersisa Smartfren dan Esia yang masih menggulirkan produk mereka. Namun operator lain pemilik produk Fren, Smart, Flexi dan StarOne terkesan sudah tidak begitu memberikan banyak support untuk produk tersebut.

Bahkan, ada kabar bahwa Telkom dan Indosat juga akan melebur divisi CDMA mereka dengan divisi GSM.

Direktur Innovation & Strategic Portfolio Telkom Indra Utoyo menuturkan, pihaknya punya alasan utama melebur Telkom Flexi dengan Telkomsel.

Perseroan sudah memutuskan tidak akan mengembangkan bisnis Telkom Flexi. Sebab, industri CDMA perlu direvitalisasi. Perseroan melihat, secara teknologi dan bisnis, CDMA sudah tidak lagi menarik bagi masyarakat.

Sedangkan di pihak Indosat, operator seluler satu ini berencana untuk mengalokasikan frekuensi Star One untuk perluas jaringan yang berbasis Extended-Global System for Mobile (E-GSM).

Tentunya dengan wacana peleburan ini, maka hal tersebut akan menjadi satu pekerjaan rumah yang cukup berat mengingat pengguna layanan Flexi dan Star One tidak lah sedikit.

Walaupun pihak Telkom dan Indosat sudah mulai mengambil ancang-ancang tersebut, namun Smartfren masih bersikeras untuk tetap menggunakan teknologi tersebut.

Hal tersebut seperti yang diungkapkan oleh Sukaca Purwokardjono , Smartphone Division Head Smartfren, “Kalau CDMA tidak hanya FWA, tapi juga seluler, seperti yang dijalankan Smartfren , sedangkan yang ramai bakal ditutup oleh sejumlah operator adalah layanan FWA yang berteknologi CDMA.” (merdeka)

Previous articleThe Raid jadi inspirasi besar Film Captain America?
Next articlePatung Pancoran Dan Kisah Sedih Dibalik Pembuatannya
Anak bungsu yang manja dari 3 bersaudara. Bekerja lepas di berbagai warnet sebagai teknisi komputer & jaringan. Sedang berusaha meraih gelar Sarjana Komputer di salah satu perguruan tinggi swasta di Banjarmasin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.