Home Teknologi Ponsel di Atas Rp5 Juta akan Dikenai Pajak Barang Mewah

Ponsel di Atas Rp5 Juta akan Dikenai Pajak Barang Mewah

549
0

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengungkapkan bahwa pengenaan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) sebesar 20% adalah inisiasi yang baik dari pemerintah untuk memajukan industri ponsel dalam negeri.

“Kita harus menjaga pemberdayaan industri ponsel dalam negeri dengan pengenaan PPnBM sebesar 20%. Hal tersebut guna mendukung pertumbuhan industri ponsel dalam negeri menjadi lebih besar,” ucap Lutfi sesaat setelah menghadiri acara di Kantor Pusat Pelindo II di Jalan Pelabuhan Raya Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (7/4/2014).

Lanjut Lutfi, dirinya telah bertemu dengan Menteri Perindustrian MS Hidayat untuk membicarakan hal tersebut. Dalam pertemuan tersebut, ia menyebutkan bahwa Indonesia saat ini telah memiliki 220 juta pelanggan telepon seluler. “Tapi kita tidak punya industri telpon seluler, malah kita terus yang diserang impor (ponsel),” ujarnya.

Menurut Lutfi, penerapan pajak bea masuk akan membuat industri ponsel mengalihkan produksi mereka ke dalam negeri. Terkait dengan maraknya penyelundupan, ia tidak mau mengambil pusing akan hal tersebut.

“Kalau ada telpon seluler yang ilegal, itu namanya kecurangan. Jangan sampai kecurangan mengorbankan industri nasional. Kalau memang itu ilegal kita harus tindak,” tegasnya.

Namun, ia berharap penerapan kebijakan itu dapat membuat industri ponsel dalam negeri meningkat. “Smartphone yang harganya tinggi, Rp5 juta ke atas akan kita kenakan PPnBM. Hal tersebut supaya memberikan kesempatan bagi industri (ponsel) dalam negeri untuk tumbuh dan berkembang,” tutupnya. (metrotvnews)

Previous article5 Manfaat Kopi untuk Atlet
Next articleIni Daerah Rawan Konflik Pemilu 2014
Anak bungsu yang manja dari 3 bersaudara. Bekerja lepas di berbagai warnet sebagai teknisi komputer & jaringan. Sedang berusaha meraih gelar Sarjana Komputer di salah satu perguruan tinggi swasta di Banjarmasin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.