Home Serba Serbi Penelitian Pipis di Kolam Renang Bahayakan Kesehatan

Pipis di Kolam Renang Bahayakan Kesehatan

967
0

Sebuah penelitian dari American Chemical Society (ACS) menemukan fakta bahwa kencing di kolam renang bisa membahayakan kesehatan. Sebab, air seni yang bercampur dengan klorin, bahan kimia yang umum digunakan untuk membunuh mikroba di kolam renang, ternyata bisa menciptakan senyawa kimia berbahaya yang bisa mengganggu kerja jantung.

Ahli kimia dari ACS mencoba membuktikan kemungkinan ini. Mereka mencampur urin dari manusia dengan klorin menggunakan teknik membran pengenalan spektrometri. Ternyata, dalam waktu satu jam, campuran itu akan memunculkan senyawa yang bernama cyanogen chloride (CNCI).

Dalam penelitian yang diterbitkan jurnal Environmental Science & Technology, selain menciptakan CNCI, campuran tersebut juga bisa menciptakan senyawa trichloramine (NCI3). Para ahli kimia menjelaskan campuran dua senyawa itu sangat erat hubungannya dengan masalah paru-paru, jantung, dan sistem saraf pusat.

“Masih banyak orang yang salah paham bahwa berkemih di kolam adalah hal yang biasa. Padahal, di kalangan perenang profesional, mereka sudah sangat mengerti bahayanya,” kata penulis penelitian, Ernest R. Blatchey III, seorang profesor teknik sipil di Purdue University, West Lafayette, United States

Para peneliti berharap temuan ini dapat mendorong agar setiap orang lebih peduli pada kebersihan fasilitas umum, seperti kolam renang. Adapun peneliti menyarankan menghindari kolam untuk anak-anak karena kemungkinan mereka untuk “ngompol” lebih besar. (tempo)

Previous articleStoreDot, Mengisi Baterai Ponsel dalam 30 Detik
Next articleCokelat Justru Bikin Langsing
Anak bungsu yang manja dari 3 bersaudara. Bekerja lepas di berbagai warnet sebagai teknisi komputer & jaringan. Sedang berusaha meraih gelar Sarjana Komputer di salah satu perguruan tinggi swasta di Banjarmasin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.