Home Teknologi Kemahalan, 3 Juta iPhone Menumpuk di Gudang

Kemahalan, 3 Juta iPhone Menumpuk di Gudang

518
0

Penjualan iPhone 5c ternyata di luar dugaan Apple. Pengiriman smartphone tersebut juga mengalami penurunan semenjak akhir tahun 2013, sehingga banyak stok iPhone 5c yang masih menumpuk di gudang.

Situs Digitimes memberitakan, Rabu (5/3/2014), saat ini ada sekitar tiga juta unit iPhone 5c yang menumpuk di gudang di seluruh dunia.

Dari jumlah tiga juta unit tersebut, dua juta di antaranya saat ini masih berada di gudang pabrikan ODM (Original Design Manufacturer) Pegatron Technology di Taiwan. Sisanya sekitar satu juta unit berada di tangan peritel dan operator telekomunikasi.

Apple memang baru saja mengumumkan penjualan iPhone per kuartalnya mencapai angka 51 juta unit, namun angka tersebut adalah gabungan antara iPhone 5s dan 5c. Menurut sumber Digitimes, banderol harga yang kelewat mahal dan ukuran layar menjadi alasan utama iPhone 5c sepi peminat.

Sebagai perbandingan, harga iPhone 5c di peritel-peritel Indonesia saat ini adalah sekitar Rp 8 juta (16 GB) dan Rp 10 juta (32 GB).

Ukuran layar 4 inci yang diusung iPhone 5s dianggap kurang memenuhi keinginan konsumen saat ini. Apple dikabarkan telah menghentikan pesanan produksi iPhone 5c sejak akhir 2013 lalu.

Karena mahalnya harga jual iPhone 5c, sejumlah operator seluler di beberapa negara memberikan potongan harga untuk setiap pembelian iPhone 5c.

Di masa depan, Apple diharapkan tidak melakukan salah perhitungan dan segera mengubah strateginya dengan membuat smartphone dengan ukuran layar yang lebih besar.

Previous articleAneh, Negara Ini Tidak Pernah Turun Hujan
Next articleHilangnya Malaysia Airlines Mirip dengan Kecelakaan Adam Air?
Anak bungsu yang manja dari 3 bersaudara. Bekerja lepas di berbagai warnet sebagai teknisi komputer & jaringan. Sedang berusaha meraih gelar Sarjana Komputer di salah satu perguruan tinggi swasta di Banjarmasin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.