Home Otomotif Ducati Datangkan Monster Paling Kuat di Indonesia

Ducati Datangkan Monster Paling Kuat di Indonesia

863
0

Pasar sepeda motor sport premium di Indonesia diakui akan terus berkembang. Bahkan, PT Supermoto Indonesia yang merupakan distributor resmi merek Ducati di Indonesia, awal Maret lalu telah meluncurkan dua model terbaru di Indonesia, yaitu Ducati Monster 796 dan Panigale 899.

Tampil lebih garang dan sporty, Monster 796 yang merupakan hasil pengembangan Monster 795 dibanderol Rp310 juta, sedangkan superbike Panigale 899 dilepas Rp398 juta.

Menurut Iwan Gogo Panjaitan, Director dan Chief Executive Officer (CEO) PT Supermoto Indonesia, meski telah diluncurkan, kedua motor tersebut baru dikirim ke konsumen 2-3 bulan ke depan.

Tak cuma itu, kata Iwan, Ducati Indonesia juga akan menghadirkan model terbaru dari keluarga “Monster” pada tahun ini. “Kami akan tambah Monster 1200 sekitar September-Oktober 2014,” kata Iwan, Jumat 14 Maret 2014.

Belum diketahui berapa harga dari Monster 1200. Namun, Iwan mengklaim, meski baru akan diluncurkan, minat konsumen terhadap motor tersebut sangat tinggi.

“Tapi, kami belum buka inden, saya nggak mau konsumen menunggu lama, karena dari peluncuran harus menunggu dulu. Bisa sampai 2-3 bulan,” jelas Iwan.

Monster 1200 akan menggendong mesin Testastretta 11° seperti Multistrada dan Diavel yang sanggup memuntahkan tenaga hingga 135 Ps dan torsi 116 Nm. Sementara itu, versi Monster 1200S, melontarkan daya 145 Ps dan torsi 124 Nm.

Terkendala pajak dan kurs

Penjualan Ducati pada semester pertama diperkirakan mengalami penurunan. Menurut Iwan, Januari-Februari penjualan motor asal Italia itu melemah, karena adanya berbagai masalah. Mulai dari bencana banjir, gunung meletus, serta penguatan kurs dolar AS terhadap rupiah.

Iwan menambahkan, kenaikan pajak barang mewah yang direncanakan pemerintah dipastikan sangat berpengaruh terhadap penjualan motor Ducati. Selain itu, pesta rakyat Pemilihan Umum 2014 yang digelar April mendatang, diperkirakan ikut berdampak pada penjualan Ducati.

“Kalau PPnBM naik, pasti berpengaruh, bisa turun 50 persen. Tapi, itu diperkirakan hanya dua bulan. Paling berpengaruh untuk konsumen baru, tapi kalau konsumen lama tidak,” ungkap Iwan.

“Sementara itu, selama proses pemilu, juga akan turun penjualannya. Karena, saat kampanye, konsumen malas untuk keluar rumah,” tambah dia. (art/viva)

Previous articlePerut Bumi Punya Cadangan Air Seluas Laut Bumi
Next article
Anak bungsu yang manja dari 3 bersaudara. Bekerja lepas di berbagai warnet sebagai teknisi komputer & jaringan. Sedang berusaha meraih gelar Sarjana Komputer di salah satu perguruan tinggi swasta di Banjarmasin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.