Home Berita Terkini Berziarah ke Makam Columbus

Berziarah ke Makam Columbus

858
0
Anda pasti tahu penemu benua Amerika. Ya, Christopher Columbus. Tapi, siapa sangka jika makam Columbus ternyata berada di Kota Sevilla, Spanyol. Padahal, dia juga bukan warga Spanyol.

Ya, Columbus lahir di Genoa, Italia pada 1451. Ia meninggal pada 20 Mei 1506 saat berusia 54 tahun. Ia dimakamkan di Spanyol karena meninggal di salah satu wilayah Negeri Matador itu yakni Valladolid.

Sambungan antara bekas masjid dan katedral itu masih bisa dilihat sampai kini. Bahkan, beberapa elemen dari masjid masih dipakai. Elemen paling terkenal itu yakni Giralda, menara masjid yang disulap menjadi menara lonceng gereja. Puncak menara lonceng ini diperindah dengan gaya Renaissance.

Giralda juga menjadi simbol paling terkenal Kota Sevilla. Apalagi, ukuran Giralda sangat besar dengan luas 13,61 meter persegi dan tinggi 42 meter. Giralda melengkapi status Katedral Sevilla sebagai katedral terbesar ketiga setelah di London dan Milan.

Makam Columbus

Makam Columbus sendiri terletak di bagian timur katedral ini. Makam dan lebih tepatnya mummy Columbus diletakkan bak di atas sebuah meja besar dan dipanggul empat orang pengawal dengan masing-masing memakai empat elemen lambang Spanyol yakni Kerajaan Kastilia, Kerajaan León, Mahkota Aragon dan Kerajaan Navarre seperti yang terdapat di bendera Spanyol. Makam itu terlihat sangat dikultuskan.

Selain makam itu, juga terdapat beberapa makam lain di antaranya 2 anak Columbus yakni Diego dan Fernando. Bagian katedral yang berisi makam ini juga terlihat sangat menyeramkan di waktu malam. Seperti di film Nights of The Museums.

“Banyak pegawai dan penjaga yang tak betah bekerja di sini. Karena makam-makam ini juga berhantu dan sangat seram,” kata pemandu wisata lokal, Paco.

Makam Columbus diletakkan di katedral ini sebagai penghormatan atas jasa-jasanya. Apalagi, Italiano ini bisa mengelilingi dunia atas bantuan Ratu Spanyol, Isabel I. Patung Columbus juga menjulang di Kota Madrid.

Columbus bukan hanya memimpin ekspedisi menemukan beberapa benua, tapi juga memulai kolonisasi ke seluruh dunia. Ekspedisi Columbus yang dimulai pada tahun 1492 akhirnya benar-benar mengawali imperialisme dan usaha menemukan daerah jajahan baru. Kerajaan Spanyol memanfaatkan daerah-daerah jajahan itu untuk mengeruk kekayaan. Koloni Spanyol pun terbentang dari Arab, Asia sampai Amerika.

Penemuan Amerika bisa dibilang tak sengaja oleh Columbus. Karena ia sempat menyangka penduduk asli di sana yang berkulit coklat hitam seperti orang-orang India. Makanya, ia menyebut mereka sebagai Indian.

Koloni yang luas ini membuat nama Columbus sangat masyhur saat itu. Tapi, ia juga dikenal dengan beberapa nama berbeda. Di tempat kelahirannya Genoa, ia disebut Christoffa Corombo. Di negara asalnya, Italia, ia dikenal dengan nama Cristoforo Colombo. Dalam logat Catalan, ia disebut Cristòfor Colom. Lalu di tempat dimakamkan di Spanyol, ia disebut sebagai Cristóbal Colón. Lalu Cristóvão Colombo (Portugal) dan Christophorus Columbus (Latin).

Previous article10 Perawatan Spa Teraneh 10
Next articleUmur Manusia Hanya 0,16 Detik di Banding Usia Alam Semesta
Anak bungsu yang manja dari 3 bersaudara. Bekerja lepas di berbagai warnet sebagai teknisi komputer & jaringan. Sedang berusaha meraih gelar Sarjana Komputer di salah satu perguruan tinggi swasta di Banjarmasin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.