Home Serba Serbi Penelitian Berhenti Merokok Tingkatkan Berat Badan

Berhenti Merokok Tingkatkan Berat Badan

619
0

Bila Anda telah memutuskan untuk menghentikan kebiasaan merokok Anda, maka bisa jadi jantung dan paru-paru Anda bersorak kegirangan sambil mengucapkan rentetan ucapan terima kasih setelah mendengar niatan Anda tersebut. Namun sayangnya, bagian tubuh Anda yang lain, khususnya pinggang Anda, justru akan mulai merasa panik.

Analogi barusan berkaitan dengan sebuah temuan baru yang baru-baru ini telah dirilis di situs Time. Sekelompok peneliti dari Perancis dan Inggris menyebutkan bahwa para perokok yang telah berhenti melakukan kebiasaannya, akan mengalami kenaikan berat badan. Bila dirata-rata, sebagian orang akan menambah berat badannya sekitar 10 lbs. atau sekitar 4,54 kilogram setelah berhenti merokok.

Jumlah tersebut menunjukkan angka yang cukup tinggi bila dibandingkan dengan beberapa literatur yang menyebutkan bahwa 6 lbs. atau 2,72 kg adalah jumlah berat badan yang biasanya didapat sesaat setelah berhenti merokok. Selain itu, penambahan berat badan di atas juga dua kali lebih banyak dari rata-rata penambahan berat badan pada mantan perokok perempuan, yaitu 5 lbs. (sekitar 2,27 kg).

Sebelumnya, penambahan berat badan memang selalu erat kaitannya dengan penghentian kebiasaan merokok. Hal tersebut berhubungan dengan berkurangnya pengkonsumsian nikotin yang bekerja sebagai zat penekan selera makan. Tak heran bila cukup banyak orang takut mengalami kegemukan setelah ia berhenti merokok. Namun, argumen tersebut tidak bisa menjadi alasan bagi Anda untuk terus merokok.

Para peneliti yang hasil penelitiannya telah dipublikasikan di situs BMJ, telah memeriksa data dari 62 laporan dari program-program berhenti merokok. Seluruh hasil penelitian tersebut berujung pada sebuah fakta bahwa penambahan berat badan terjadi di setiap partisipan yang mengikuti program tersebut.

Dalam penelitiannya tersebut, para ahli memisahkan data-data partisipan yang berhenti dengan menggunakan bantuan obat terapi, seperti buproprion (Zyban) atau varenicline (Chantix), dengan mereka yang berhenti tanpa bantuan obat-obatan. “Kami sengaja memisahkan mereka menjadi dua grup karena obat-obatan terapi bisa mempunyai pengaruh pada penambahan berat badan dalam jangka pendek,” tulis seorang tim peneliti, seperti yang dikutip dari Time.

Namun data-data yang mencatat penambahan berat badan tersebut tidak bisa dijadikan sebagai sebuah kesimpulan yang pasti. Penelitian tersebut menunjukkan adanya tingkat variabilitas yang tinggi. Henri-Jean Aubin, seorang professor di bidang psikiatris dan pengobatan terhadap ketergantungan rokok dari Hôpital Paul Brousse, Perancis, mengungkapkan bahwa seperempat dari bekas perokok mengalami penambahan berat badan sebanyak 0,9 kg. Sedangkan seperempat lainnya justru mengalami peningkatan lebih dari 7,7 kg.

“Penelitian kami memang telah berhasil mengkonfirmasi mengenai rata-rata penambahan berat badan yang dialami oleh para mantan perokok,” ujar Aubin lebih lanjut. “Namun segala prediksi mengenai penambahan berat badan secara rata-rata terhadap satu individu akan sangat berbeda. Berita baiknya adalah, tiga bulan setelah berhenti merokok, Anda akan menambahkan berat badan secara nyata.”

Aubin juga menambahkan bahwa penambahan berat badan yang dialami oleh seorang mantan perokok tidaklah secara langsung meningkatkan resiko kematian ataupun terserang penyakit lainnya. “Berhenti merokok pada usia 40 justru meningkatkan harapan hidup hingga sembilan tahun, walaupun berat badan terus bertambah secara teratur setiap tahunnya,” ungkap Aubin menutup tulisannya.

Previous articleMengapa Perempuan Lemah dalam Matematika?
Next articleKelemahan Perempuan Dalam Berbisnis
Anak bungsu yang manja dari 3 bersaudara. Bekerja lepas di berbagai warnet sebagai teknisi komputer & jaringan. Sedang berusaha meraih gelar Sarjana Komputer di salah satu perguruan tinggi swasta di Banjarmasin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.