Home Serba Serbi Penelitian Mengapa Kopi Hangat Tidak Enak?

Mengapa Kopi Hangat Tidak Enak?

1376
0

Banyak peminum kopi menganggap kopi panas yang masih mengepul adalah cairan terlezat. Mereka juga menilai es kopi terasa menyegarkan. Anehnya, kopi di luar temperatur ekstrem itu justru tidak enak bagi mereka.

Mengapa kopi dengan temperatur kamar atau suam itu terasa tak enak? Sejumlah ahli biologi yakin jawabannya ada pada pengaruh temperatur terhadap rasa makanan dan minuman.

Salah satu teori menganggap kopi hangat kuku tidak enak karena manusia gua tidak punya kulkas. Apa hubungan antara kopi dan manusia gua? Menurut Karel Talavera dari Laboratory of Ion Channel Research di Kuba, proses biologi, seperti sistem pancaindra kita, cenderung dirancang oleh evolusi agar bekerja paling efektif pada temperatur yang umum kita rasakan.

Talavera mempelajari bahwa reseptor rasa di dalam taste bud lidah kita merespons molekul pada berbagai temperatur. Dia menemukan bahwa reseptor rasa tertentu amat sensitif terhadap molekul makanan yang bersuhu 20-35 derajat Celsius, yaitu molekul pada suhu kamar atau sedikit di atasnya. Reseptor rasa tidak mencatat molekul yang terlalu panas atau lebih dingin daripada kisaran temperatur tersebut, sehingga kita tidak merasakannya.

“Masih ada fenomena yang belum bisa kami jelaskan, tapi hal itu sesuai dengan fakta bahwa persepsi rasa menurun kemampuannya di atas temperatur tertentu,” kata Talavera.

Berdasarkan teori itu, kopi panas dengan temperatur sekitar 76 derajat Celsius mungkin tak terlalu pahit dibanding kopi bersuhu ruang (23 derajat Celsius) karena reseptor rasa pahit kita tidak terlalu sensitif terhadap molekul pahit kopi bila molekul itu panas.

“Leluhur kita tidak mengonsumsi makanan pada temperatur ekstrem,” ujarnya.
Makanan mereka umumnya terdiri atas buah beri dan daging segar hewan buruan yang bersuhu 20-37 derajat Celsius. Karena kopi panas atau es kopi berada di luar batas maksimum indra perasa, taste bud pada lidah kita tidak merasakan pahitnya kopi yang sebenarnya.

Teori lain menyatakan kopi panas terasa enak karena aromanya menyenangkan. “Bau sangat mempengaruhi rasa kopi,” kata Paul Breslin, psikolog eksperimental di Rutgers University.

Namun ada satu teori lagi yang dapat menjelaskan mengapa kopi hangat tak enak. Teori ini menyatakan panasnya kopi dapat mengalihkan perhatian kita dari rasanya yang kuat. “Anda tidak berpikir soal pahit atau manisnya kopi ketika kopi itu panas atau dingin. Kopi panas mungkin mendorong Anda untuk berpikir soal temperatur, mengalihkan perhatian Anda dari rasanya yang pahit,” kata Breslin.

Previous articleMengintip Bahaya di Balik Kasur
Next articleCara Sembuhkan Fobia dalam Waktu 3 Jam
Anak bungsu yang manja dari 3 bersaudara. Bekerja lepas di berbagai warnet sebagai teknisi komputer & jaringan. Sedang berusaha meraih gelar Sarjana Komputer di salah satu perguruan tinggi swasta di Banjarmasin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.