Home Kesehatan Mendengkur Bukan Berarti Tidur Nyenyak

Mendengkur Bukan Berarti Tidur Nyenyak

550
0

Kebiasaan mendengkur dan sering terhenti bernapas bisa memicu berbagai penyakit. Masyarakat perlu memahami, mendengkur bukan akibat tidur nyenyak. Saat ini diperkirakan 10.519.982 orang Indonesia punya kebiasaan itu.

“Mendengkur adalah gejala obstructive sleep apnea (OSA), yaitu tersumbatnya jalan napas bagian atas,” kata Rimawati Tedjasukmana, dokter spesialis saraf Rumah Sakit Medistra, dalam sebuah lokakarya di Jakarta, belum lama ini.

World Association of Sleep Medicine memperkirakan, gangguan tidur yang mengancam kesehatan dihadapi 45 persen populasi dunia. Gangguan tidur kategori OSA berat ditandai dengan berhenti napas lebih dari 30 kali per jam. Henti napas itu berlangsung antara 10-120 detik atau lebih.

Menurut Rimawati, gejala OSA adalah dengkuran keras, terengah-engah saat tidur, sakit kepala saat bangun pagi hari, kerongkongan kering, dan sering buang air kecil pada malam hari. OSA juga menimbulkan gangguan kejiwaan, seperti mudah tersinggung, tak dapat berkonsentrasi, suasana hati berubah-ubah, dan depresi.

Berhenti bernapas pada OSA merusak pembuluh darah, jantung, dan otak. Saat berhenti napas, tekanan darah naik. Tekanan darah yang tinggi merusak dinding pembuluh darah, menarik kolesterol dan kalsium, serta menyempitkan pembuluh darah dan berisiko tersumbat.

Rimawati menyatakan, OSA bisa menyebabkan penyakit hipertensi (41,4 persen), gangguan jantung (18,8 persen), diabetes (12,9 persen), dan stroke (4,1 persen). OSA dapat diobati. Bagi yang berisiko OSA, kata Rahmawati, sebaiknya memeriksakan pola tidur dengan mesin polysomnography yang akan mencatat aktivitas listrik otak, pernapasan, denyut jantung, dan pergerakan anggota gerak selama tidur semalaman.(NatGeo/ADO)

 

Sumber:

 

 

Previous articlePria Inggris Anggap Masakan Ibu Lebih Enak Dibanding Isteri
Next articlePemasangan Behel untuk Fashion Merusak Gigi
Anak bungsu yang manja dari 3 bersaudara. Bekerja lepas di berbagai warnet sebagai teknisi komputer & jaringan. Sedang berusaha meraih gelar Sarjana Komputer di salah satu perguruan tinggi swasta di Banjarmasin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.