Home Woman Daftar Barang Belanjaan yang Disembunyikan Istri dari Suami

Daftar Barang Belanjaan yang Disembunyikan Istri dari Suami

574
0

Masalah keuangan merupakan salah satu hal yang disembunyikan para istri dari suaminya. Sebuah survei pun mengungkapkan, apa saja selama ini barang yang sudah dibeli istri tapi tak pernah mereka beritahukan pada suami. Apa saja?

Survei tersebut dibuat oleh CESI Debt Solutions dengan melibatkan 327 orang di Amerika. Dari survei CESI itu terungkap, 80% orang diam-diam membelanjakan uangnya untuk membeli suatu barang tanpa memberitahu pasangannya.

Apa saja barang belanjaan yang disembunyikan istri atau suami dari pasangannya? Ini dia daftarnya, seperti dipaparkan CESI Debt Solutions:

1. 34,5% untuk busana dan aksesori
2. 24% makanan/makan di restoran
3. 19,5% kecantikan/perawatan diri
4. 16,5% hadiah
5. 13% alkohol
6. 9% entertainment
7. 9,5% musik/CD/MP3
8. 8,5 untuk perawatan anak/kebutuhan anak

Meski hal-hal yang disembunyikan di atas terkesan sepele, menurut Neil Ellington, executive vice president of CESI Debt Solutions, tetap saja bisa mendatangkan masalah. “Pasangan bisa menderita karena kebiasaan buruk pasangannya dalam berbelanja ini,” ujar Neil. Misalnya saja, nantinya salah satu pihak jadi ikut harus menanggung dan membayar utang.

Sementara menurut psikolog Brad Klontz yang juga menulis buku ‘Mind Over Money’, alasan pasangan merahasiakan masalah keuangan sebenarnya sederhana. “Mereka menghindari konflik atau kritik dari pasangannya,” ujar Klontz, dikutip CNN.

Kritik atau pertengkaran dengan pasangan ini memang berpotensi terjadi jika bicara masalah uang. Survei yang dibuat CESI pun membuktikannya. 73% pasangan menikah setuju kalau salah satu pasangannya menghabiskan uang lebih dari Rp 1 juta secara diam-diam, adalah suatu hal yang tidak bisa diterima.

Selain untuk menghindari konflik atau pertengkaran, survei CESI juga mengungkapkan alasan lainnya dari pasangan menikah merahasiakan berbagai hal soal uang dair pasangannya. 19,9% orang percaya jika hal tersebut diungkapkan secara jujur pada pasangannya mereka khawatir pernikahan bisa retak. Oleh karena itulah 46% responden memilih membayar sendiri utang mereka tanpa pasangannya perlu tahu.

Melihat kasus di atas, psikolog asal New York, Barbara Nusbaum mengatakan, memang setiap orang berhak memiliki privacy. “Tapi Anda harus menyeimbangkannya. Merahasiakan sesuatu itu boleh selama hal tersebut tidak membuat Anda menipu atau membohongi pasangan,” ujarnya.

Sementara Klontz menyarankan, sebaiknya sejak awal pernikahan pasangan sudah membicarakan dengan jelas soal keuangan ini. Jika memang masing-masing sudah sepakat untuk mengurus sendiri keuangannya, tentu ke depannya hal tersebut tidak menjadi masalah.

Mengenai kerahasiaan, kalau memang Anda memilih melakukan hal itu, padahal sebelumnya belum pernah ada pembicaraan, pikirkan konsekuensinya. “Apa yang Anda rahasiakan itu bisa saja menghancurkan pernikahan,” jelasnya.

Kalau Anda tidak yakin soal reaksi pasangan, coba tanyakan pada diri sendiri. Misalnya, kalau pasangan mengetahui apa yang Anda rahasiakan itu, apakah ini bisa merusak kepercayaan di antara kalian.

Nasbaum menambahkan, jika memang Anda merahasiakan sesuatu dari pasangan soal keuangan jangan libatkan anak-anak. Jika Anda sampai mengatakan pada anak kalimat ‘jangan beritahu ibu/ayah’, hal itu bisa jadi bumerang untuk Anda sendiri nantinya.

Sumber:

Previous articleMisteri Kulit Biru
Next article5 Pantai Paling Buruk di Dunia
Anak bungsu yang manja dari 3 bersaudara. Bekerja lepas di berbagai warnet sebagai teknisi komputer & jaringan. Sedang berusaha meraih gelar Sarjana Komputer di salah satu perguruan tinggi swasta di Banjarmasin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.