Chronicle Bertengger di Puncak Box Office

    680
    0

    Film garapan 20th Century Fox “Chronicle” melesat ke puncak Box Office Amerika Utara pekan ini, Senin (6/2). Film superhero remaja ini berhasil mengantongi keuntungan sebesar 22 juta dolar AS di pekan pertamanya dan mengalahkan film horor terbaru Daniel Radcliffe “The Woman in Black”.

    Dengan menerima nilai “B” dari CinemaScore. film sci-fi garapan sutradara Josh Trank ini banyak menarik penonton muda dengan 61 persen di bawah usia 25 tahun. Merespon hasil Box Office yang baik, wakil presiden eksekutif distribusi Fox Chris Aronson mengatakan: “Ini hasil yang fantastis dari film yang didesain dan dibuat untuk para remaja.”

    Berbeda tipis dengan keuntungan “Chronicle”, “Woman in Black” duduk di posisi kedua dengan keuntungan 21 juta dolar AS di pekan pertamanya. Meski mendapat nilai “B-” dari CinemaScore, film ini juga banyak menarik penonton remaja putri penggemar “Harry Potter” yang masih ingin melihat akting Daniel Radcliffe. (aceshowbiz/Vin)

    Berikut daftar film terlaris Box Office pekan ini:
    1. “Chronicle” (US$ 22 juta)
    2. “The Woman in Black” (US$ 21 juta)
    3. “The Grey” (US$ 9,5 juta)
    4. “Big Miracle” (US$ 8,5 juta)
    5. “Underworld: Awakening” (US$ 5,6 juta)
    6. “One for the Money” (US$ 5,2 juta)
    7. “Red Tails” (US$ 5 juta)
    8. “The Descendants” (US$ 4,6 juta)
    9. “Man on a Ledge” 3D (US$ 4,5 juta)
    10. “Extremely Loud and Incredibly Close” (US$ 3,9 juta)


    Kisah film ini bermula dari masalah keluarga yang dialami oleh remaja pria bernama Andrew Detmer. Ayahnya adalah seorang pecandu alkohol berat dan bekerja sebagai pemadam kebakaran, akan tetapi ayahnya andrew pensiun karena terluka sedangkan Ibunya sedang sekarat akibat kanker. Selain itu dia seringkali diganggu oleh teman-temannya di sekolah.

    Andrew memiliki sahabat bernama Matt Garetty dan Steve Montgomery. Suatu malam mereka menemukan sesuatu hal yang aneh di sebuah lubang dalam tanah. Lalu Steve dan Matt mendekati Andrew dan memintanya untuk merekam dengan kameranya. Kemudian mereka masuk ke dalam lubang tersebut.

    Di dalam lubang tersebut, rupanya ada obyek misterius yang bersinar. Tentunya hal ini membuat mereka penasaran. Ketika mereka menyentuh obyek tersebut, ternyata keluarlah sesuatu yang berwarna merah dan hitam

    Bukan hanya benda aneh itu saja yang membuat kaget tapi efeknya pada diri mereka yang justru sangat mengejutkan. Tak diduga, apa yang mereka temukan itu ternyata memberi mereka kekuatan dan kemampuan yang luar biasa.

    Tak ada manusia yang bisa melakukan apa yang mampu mereka lakukan dengan mudah. Menyenangkan memang. Batasan yang semula terasa mengekang tiba-tiba saja lenyap dan banyak hal yang kini bisa mereka lakukan, termasuk terbang dan memindahkan barang berukuran besar.

    Percobaan demi percobaan mereka lakukan untuk mencari tahu apa saja yang bisa mereka lakukan dengan kekuatan super ini. Celakanya, karena satu kesalahan kecil, eksplorasi kekuatan ini berubah menjadi mimpi buruk.

    Awalnya semua jadi menyenangkan tapi pelan-pelan masalah mulai muncul. Usia mereka memang masih terlalu muda untuk memegang tanggung jawab sebesar itu dan kini sepertinya mereka sudah mulai hilang kendali.

    Saat mereka bertiga mulai mengeksplorasi kekuatan baru ini, sisi gelap mereka mulai bangkit. Dalam kondisi emosi yang masih belum stabil, pertikaian mulai terjadi. Kalau sebelumnya mereka bertiga adalah sahabat yang tak terpisahkan, kini ada kemungkinan mereka bakal jadi musuh besar. Dan dengan kekuatan yang mereka miliki, bukan tak mungkin mereka membuat kekacauan yang tak terbayangkan.

    Pertikaian tersebut bermula ketika dimana itu ada sebuah badai, seorang sopir yang agresif di jalan dan terus membunyikan klakson mobil kepada mereka bertiga agar memberikan kesempatan menyalip. Lalu Andrew menjadi marah dan mengirimkan sopir tersebut ke tepi jurang. Pertengkaran dimulai, kemudian Matt dan Steve mencari bantuan kemudian memutuskan untuk menggunakan kekuatan telekinetis secara bijak.

    Dengan masa hidupnya yang kurang menyenangkan, Andrew menggunakan kekuatan super tersebut untuk menguasai keadaan dan kehendaknya sendiri. Namun tidak halnya dengan Matt dan Steve. Dari situlah persahabatan mereka retak akibat kekuatan super dan ego untuk menggunakan kekuatan demi kepentingan pribadi.

    Mungkin ini hanya sebuah film, namun faktanya kita seringkali melihat dalam kehidupan kita. Dimana ada hubungan persahabatan yang hancur akibat berbagai hal, misalnya karena urusan bisnis, urusan keluarga, perbedaan pendapat dan hal lainnya.

    Dari film tersebut, sebaiknya kita ambil hikmahnya. Walaupun film Chronicle merupakan film imajinasi, namun banyak pembelajaran hidup yang dapat kita terima. Salah satunya adalah jalin terus hubungan persahabatan, jangan sampai persahabatan retak hanya karena emosi sesaat dan hal lainnya. Selain itu, silahturahmi sangat dianjurkan dalam kehidupan kita.

    Sumber:

     

    Previous articleAtasi Hidung Tersumbat dengan Aman
    Next articleAda Putri Duyung Ganggu Pekerja Zimbabwe ?
    Anak bungsu yang manja dari 3 bersaudara. Bekerja lepas di berbagai warnet sebagai teknisi komputer & jaringan. Sedang berusaha meraih gelar Sarjana Komputer di salah satu perguruan tinggi swasta di Banjarmasin.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.