Home Kesehatan Risiko Menyantap Adonan Kue Mentah

Risiko Menyantap Adonan Kue Mentah

551
0

Seberapa sering Anda yakin bahwa Anda tidak terganggu kesehatan sama sekali setelah menyantap adonan kue mentah. Anda tahu di dalamnya ada campuran telur mentah yang terasa jadi enak setelah bercampur tepung terigu, gula, dan mentega. Salah satu campuran inilah yang mendatangkan bakteri salmonella.

Para peneliti telah menemukan bahwa sebagian besar sumber bakteri E.coli, datang tidak dari telurnya tapi dari tepung terigu. Temuan ini muncul dari Karen Neil dari Centers for Disease Control and Prevention yang memimpin penelitian ini.

Ketika mendengar ada kasus 77 orang sakit karena menyantap adonan kue Toll House dari Nestle, CDC segera mewawancarai orangtua, dan mereka menemukan bahwa kebanyakan remaja doyan menyantap adonan kue ini. Setelah diteliti, telur yang dipakai untuk bahan adonan ini telah dipasteurisasi. Kemudian tersangka berikutnya chip cokelat dan tepung.

Mereka tahu bahwa dalam sejarah, cokelat tak pernah menyebabkan bakteri E.coli, dan banyak konsumen yang tak pernah terserang E.coli karena menyantap chip cokelat. Akhirnya tersangka utama jatuh pada tepung.

Tepung terigu yang terekspos udara bebas dari saat pemanenan hingga tiba ke tangan konsumen, sangat berpotensi terkontaminasi. Setelah itu, Nestle mulai memanaskan tepung sebelum diolah menjadi adonan untuk mencegah berkembang biaknya bakteri.

Tapi tetap saja ya, jika Anda sayang perut, sebaiknya jangan mengudap adonan kue mentah.

Sumber: http://www.beritasatu.com/kuliner/23141-risiko-menyantap-adonan-kue-mentah.html

Previous articleBrigade of Gurkha – Suku Yang Dilahirkan Untuk Berperang
Next articleDitemukan, Obat Kumur Penangkal Lubang Gigi
Anak bungsu yang manja dari 3 bersaudara. Bekerja lepas di berbagai warnet sebagai teknisi komputer & jaringan. Sedang berusaha meraih gelar Sarjana Komputer di salah satu perguruan tinggi swasta di Banjarmasin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.