Home Kesehatan Petai Bantu Orang Berhenti Merokok Hingga Cegah Stroke?

Petai Bantu Orang Berhenti Merokok Hingga Cegah Stroke?

1033
0

Tanaman petai (peteh) sangat populer di kawasan negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand dan Laos. Meski bau, banyak orang yang menggemarinya. Petai juga memiliki banyak manfaat, dari membantu orang berhenti merokok hingga mencegah stroke.

Buah yang dikenal dengan nama ilmiah Hossk Parkia speciosa (petai) memiliki bahan kimia biologis yang bermanfaat bagi manusia lebih dari yang diharapkan selama ini.

Penelitian telah membuktikan bahwa hanya dengan dua petai mampu memberikan tenaga yang cukup untuk melakukan aktivitas berat selama 90 menit, karena petai mengandung tiga gula alami yaitu sukrosa, fruktosa dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat, sehingga memberikan dorongan energi yang cukup besar.

Petai bisa menjadi obat alami untuk berbagai penyakit. Bila dibandingkan dengan apel, petai memiliki protein 4 kali lebih banyak, karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali fosfor, lima kali vitamin A dan zat besi, dan dua kali vitamin dan mineral lainnya.

Berdasarkan hasil riset yang dipublikasikan pada The New England Journal of Medicine, menjadikan petai sebagai menu makan harian bisa membantu orang menurunkan risiko kematian akibat stroke sebanyak 40 persen, seperti dilansir healthtotalbody, Rabu (7/9/2011).

Selain itu, petai juga banyak memiliki manfaat untuk kesehatan, antara lain:

1. Membantu berhenti merokok
Petai dapat membantu orang yang ingin berhenti merokok. Vitamin B6 dan B12 yang dikandungnya, bersama dengan kalium dan magnesium membantu tubuh untuk lebih cepat sembuh dari efek penghentian nikotin.

2. Depresi
Menurut survei yang dilakukan oleh MIND diantara pasien penderita depresi, banyak orang merasa lebih baik setelah makan petai. Hal ini karena petai mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Ini akan membuat orang rileks, memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.

3. PMS (premenstrual syndrome)
Jika Anda mengalami PMS saat menjelang haid, Anda tidak perlu minum pil, cukup atasi dengan makan petai. Vitamin B6 pada petai mengatur kadar gula darah yang dapat membantu mood.

4. Anemia
Dengan tingginya kandungan zat besi, petai dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu dalam kasus anemia.

5. Tekanan darah tinggi
Buah unik tropis ini sangat tinggi kalium tetapi rendah garam, sehingga sempurna untuk memerangi tekanan darah. US Food and Drug Administration bahkan mengizinkan perkebunan petai untuk melakukan klaim resmi mengenai kemampuan buah ini untuk menurunkan tekanan darah dan risiko stroke.

6. Meningkatkan kemampuan otak
200 siswa di sekolah Twickenham (Middlesex) terbantu dalam ujian karena memakan petai pada saat sarapan, istirahat dan makan siang. Penelitian telah membuktikan bahwa buah dengan kandungan kalium tinggi ini dapat membantu belajar dengan membantu siswa semakin waspada.

7. Sembelit
Kandungan serat yang tinggi mengembalikan usus normal sehingga dapat membantu mengatasi permasalahan sembelit.

8. Gigitan nyamuk
Sebelum menggunakan krim pada kulit yang terkena gigitan nyamuk, cobalah gosokkan petai pada kulit yang bengkak. Banyak orang yang berhasil mengatasi rasa gatal dan bengkak dengan cara ini.

9. Tukak lambung
Petai digunakan sebagai makanan untuk merawat pencernaan karena teksturnya yang lembut dan halus. Buah ini adalah satu-satunya buah mentah yang dapat dimakan tanpa menyebabkan stres dalam beberapa kasus yang parah. Dan juga menetralisir kelebihan zat asam dan mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung.

Sumber:

Previous articleTurunkan darah tinggi dengan makan kentang
Next articleFakta Menarik Tentang Nyamuk
Anak bungsu yang manja dari 3 bersaudara. Bekerja lepas di berbagai warnet sebagai teknisi komputer & jaringan. Sedang berusaha meraih gelar Sarjana Komputer di salah satu perguruan tinggi swasta di Banjarmasin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.