Home Serba Serbi Fakta Fakta Tentang Pita Merah HIV/AIDS

Fakta Tentang Pita Merah HIV/AIDS

814
0

Dalam berbagai kegiatan dan organisasi yang berhubungan dengan HIV/AIDSpita merah menjadi simbol yang lazim digunakan. Apa arti simbol ini dan bagaimana awal penggunaannya?

Pada 1991, sekelompok seniman peduli AIDS yang tergabung dalam Visual Aids ingin melakukan sesuatu untuk menghimpun solidaritas bagi para penderita HIV/AIDS. Mereka terinspirasi oleh tentara AS yang menunjukkan dukungan terhadap rekan-rekan tewas dalam Perang Teluk dengan mengenakan pita berwarna kuning. Mereka memutuskan melakukan hal yang sama dengan warna berbeda.

Setelah berembuk, mereka memilih warna merah. Alasannya, merah adalah warna darah, tempat virus HIV berkembang. Selain itu, merah sering dianggap mewakili gairah. AIDS adalah penyakit mematikan, sehingga untuk menunjukkan solidaritas diperlukan simbol yang meningkatkan gairah hidup.

Sedangkan bentuk pita dipilih karena dianggap cukup sederhana dan mudah dibuat. Para seniman Visual Aids itu memiliki kontak dengan orang di Broadway yang akan menggelar acara penghargaan Tony Awards.

Mereka membuat 3.000 pita merah dan mengirimkannya ke lokasi penghargaan. Aktor bernama Jeremy Irons pun muncul di televisi dengan menyematkan pita merah ini di dadanya saat menghadiri acara penghargaan tersebut. Sejak saat itulah, pita merah populer dan lebih dikenal sebagai simbol solidaritas terhadap HIV/AIDS.

Pita merah juga berarti solidaritas terhadap penderita penyakit jantung dan stroke.

Sumber:

Previous articleHewan yang Ditakdirkan Buta Sejak Lahir
Next articleTahun Ini, Jumlah Manusia Sedunia 7 Miliar
Anak bungsu yang manja dari 3 bersaudara. Bekerja lepas di berbagai warnet sebagai teknisi komputer & jaringan. Sedang berusaha meraih gelar Sarjana Komputer di salah satu perguruan tinggi swasta di Banjarmasin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.