Tiga Orang di Meksiko Masuk UGD Setelah Main Jelangkung

Permainan berkomunikasi dengan alam gaib atau yang dikenal dengan jelangkung memakan korban di Meksiko. Tiga orang terpaksa dilarikan ke rumah sakit diduga karena kesurupan. Mereka mengamuk dan tidak sadarkan diri.

Diberitakan Daily Mail, Senin 23 Juni 2014, ketiga orang itu adalah Alexandra Huerta (22), kakaknya, Sergio (23), dan sepupu mereka yang berusia 18 tahun, Fernando Cuevas. Mereka memainkan jelangkung jenis papan Ouija.

Permainan memanggil jin ini dilakukan menggunakan papan Ouija yang terdiri dari abjad, angka, kata “ya”, “tidak,” dan “selamat tinggal” dengan sebuah penanda berbentuk hati. Penanda akan bergerak ke huruf-huruf di papan, membentuk kata-kata dari jawaban yang ditanyakan.

Baru bermain sebentar, tiba-tiba Alexandra “kerasukan”. Dia mulai menggeram dan melempar benda-benda di sekelilingnya. Matanya melotot. Hal yang sama terjadi pada Sergio dan Fernando, walaupun tidak separah Alexandra.

Kedua pria itu mengaku pusing-pusing, pandangan gelap, tiba-tiba tuli dan berhalusinasi. Orangtua Alexandra yang menyaksikan hal ini langsung memanggil tim medis. Ketiganya dibawa ke rumah sakit dengan ambulans. Dalam tayangan video, mata Alexandra masih melotot saat digiring ke ruang gawat darurat.

Mereka diberikan obat penahan rasa sakit dan anti-stress, juga obat mata. “Tubuh mereka bergerak terus dan sulit mengantar mereka ke rumah sakit. Mereka mengaku tidak bisa bicara, pandangan ganda, buta, tuli dan halusinasi. Otot-otot mereka juga kram dan sulit menelan,” kata direktur keamanan publik di kota terdekat, Tepoztlan, Victor Demesa.

Sebelum memutuskan memanggil tim medis, orangtua Alexandra sempat meminta bantuan pendeta Katolik setempat. Namun pendeta itu menolak melakukan pengusiran setan karena ketiga korban jarang ke gereja. (ita)

Leave A Response