Segudang Kebaikan dari Kuning Telur

Segudang Kebaikan dari Kuning Telur

0 199

Banyak orang suka makan telur saat sarapan. Tak diragukan lagi bahwa telur memiliki kandungan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Sayangnya, sebagian orang menghindari memakan kuning telur. Padahal, kuning telur memberikan segudang kebaikan bagi tubuh yang tak pernah kita duga sebelumnya.

Menaikkan level testosteron. Kuning telur mengandung zinc. Menurut sebuah penelitian, zinc dalam makanan bisa meningkatkan tingkat testosteron pada pria normal.

Melawan anemia. Kuning telur juga kaya akan zat besi, sehingga amat baik dikonsumsi wanita hamil dan penderita anemia.

Membantu regenerasi otot. Kuning telur mengandung vitamin B12 yang diperlukan tubuh untuk memecah lemak dan membantu pembentukan otot.

Mencegah darah menggumpal. Selama ini kebanyakan orang menyangka bahwa kuning telur tinggi kolesterol dan tak aman bagi kesehatan jantung. Namun, protein di bagian kuning telur bisa menunda pembentukan penggumpalan darah.

Anti-peradangan. Kandungan kolin dalam kuning telur bersifat anti-peradangan. Jadi, mengonsumsi kuning telur bisa mengurangi rasa nyeri, terutama baik bagi penderita osteoporosis atau arthitis.

Baik untuk mata. Menurut peneliti di University of Massachusetts, kuning telur kaya akan lutein dan zeaxanthin, dua vitamin yang penting untuk kesehatan retina mata. Semakin banyak mengonsumsi kuning telur dapat melindungi mata dari risiko degenerasi makula, penurunan ketajaman penglihatan akibat bertambahnya usia.

Melindungi sistem saraf. Secara khusus, kuning telur merupakan sumber baik dari vitamin B, termasuk B12 untuk melayani berbagai fungsi otak termasuk pembentukan myelin (zat yang membantu transmisi antara sel saraf), B5 untuk menjaga kesehatan sistem saraf, B6 untuk memproduksi berbagai neutransmitter dan biotin yang membantu melindungi sistem saraf.

Kesehatan otak. Kolin dalam kuning telur membantu fungsi otak dengan mempertahankan struktur membran sel otak. Kolin juga merupakan prekursor untuk neurotransmitter asetilkolin, yang diperlukan untuk menyampaikan pesan dari otak untuk saraf dan otot. Bahkan, kolin yang dikonsumsi selama masa kehamilan membantu dalam perkembangan otak janin dan melindunginya dari kerusakan. (ghib)

NO COMMENTS

Tinggalkan Komentar Anda di Sini