Nyeri Otot: Dikompres Es Atau Air Panas?

Nyeri Otot: Dikompres Es Atau Air Panas?

0 233

Nyeri otot dan cedera, tentu saja, tidak pernah bagian dari rencana. Bergerak aktif, meskipun menyenangkan terkadang dapat menyebabkan nyeri otot yang menyakitkan. Karena itu mengetahui cara cepat mengembalikan otot tubuh menjadi sangat penting. Sayangnya, hanya sedikit seseorang yang mengetahui bagaimana mengatasi rasa nyeri setelah berolahraga.

Seperti yang dikutip dari situs www.thebeautybean.com mencari tahu cara yang tepat untuk mengurangi ketidaknyamanan agak membingungkan. Apalagi ketika dihadapkan pada pilihan mengompres dengan batu es atau air panas. Akan selalu timbul pertanyaan jika menggunakan air panas seberapa panas yang dibutuhkan? atau bila menggunakan es seberapa lama waktu yang dibutuhkan?

Nyeri otot dapat disebabkan berolahraga terlalu keras, penggunaan otot besar tertentu secara berulang-ulang, berdiri atau duduk di kursi terlalu lama, bahkan rutinitas atau aktivitas sehari-hari. Karena itu penting untuk mengenali perbedaan antara menjadi sakit dan sakit.

Sebuah latihan lengan atau tungkai kaki yang terlalu berat dapat menyebabkan sakit atau bengkak pada bagian tubuh tertentu. Dalam beberapa kasus, nyeri otot seperti ini dapat diatasi dengan obat-obatan tertentu. Namun lebih penting untuk mengunjungi dokter dengan memaparkan rasa nyeri secara jelas. Sebab hanya dokter yang dapat mendiagnosa dan mengobati luka pada cidera yaitu peradangan akut dan perbaikan bagian tubuh tertentu.

Mayo Clinic menyarankan, dingin menjadi pengobatan pertama untuk bantuan pada nyeri otot. Suhu dingin dapat membantu mengurangi peradangan dan pembengkakan atau rasa tidak nyaman, saat otot mengalami cidera.

Dalam Mayo Clinic disebutkan, otot dapat dikompres sesuatu yang dingin yaitu es batu atau sekantong sayuran beku selama kurang lebih 20 menit. Pengompresan ini diulang setiap 4 sampai 6 jam sekali dalam 48 jam pertama pengompresan. Kompresi dingin dapat dilakukan dengan handuk kertas atau kantung kain agar tidak mengiritasi kulit. Biasanya rasa sakit dan peradangan akan berkurang dalam waktu 2 – 3 hari.

Sementara itu, kompres panas tidak hanya membuat tubuh menjadi lebih nyaman, tetapi juga dapat membantu mengendurkan otot-otot tegang penyebab sakit. Namun ada baiknya menunda keinginan untuk mengompres panas ketika baru cidera. Sebab kompres panas dapat membahayakan bila diberikan pada tubuh yang baru cidera.

Panas dapat meningkatkan sirkulasi darah ke daerah cidera, hal ini malah dapat memperparah pembengkakan. Karena itu mengompres panas tidak boleh dilakukan langsung sehabis cidera. Selain itu pengompresan harus dilakukan dengan menggunakan botol atau kantung khusus air hangat. Sedangkan mandi air hangat baik untuk beristirahat dan bersantai sambil meredakan rasa nyeri.

Tips terakhir yang diberikan Mayo Clinic adalah bila rutinitas latihan kekuatan membuat Anda merasakan nyeri satu atau dua hari sesudahnya, jangan hentikan kegiatan latihan untuk minggu depan. Sebab, latihan selanjutnya membantu menciptakan efek adaptasi, yang dapat mengurasi rasa nyeri pada otot. Latihan selanjutnya juga dapat memulihkan otot yang cidera secara lebih cepat. Ini karena tubuh mulai beradaptasi dengan gerakan baru. Bila cidera tidak juga sembuh, ada baiknya segera konsultasi dengan dokter spesialis olahraga atau tulang.

NO COMMENTS

Tinggalkan Komentar Anda di Sini