Mitos Yang Benar Mengenai Kehamilan

    0 193

    Ketika janin sudah berada di dalam kandungan, para perempuan tentunya ingin segala hal di dalam masa kehamilannya terjaga dengan baik. Kesehatan si bayi dan si calon ibu memang penting. Selama ini, di budaya timur seperti Indonesia mempercayai berbagai mitos seputar kehamilan.

    Seperti kata yang Anda ketahui, yaitu mitos, sesuatu yang belum tentu sesuai dengan fakta dan lebih kepada kepercayaan masyarakat yang telah terjadi secara turun temurun. Ternyata seluruh mitos yang berkembang di masyarakat tidak seluruhnya salah. Beberapa di antaranya justru benar, namun sayangnya banyak orang yang masih ragu atau bingung untuk membedakan mitos yang benar dan salah.

    Beberapa hal di bawah ini merupakan mitos yang benar selama kehamilan, dan penjelasan yang rasional secara medis yang bisa Anda perhatikan.

    Rontgen
    Masih banyak perempuan yang belum tahu mengenai bahaya rontgen saat hamil, terlebih lagi di masa kehamilan trimester pertama. Sinar rontgen mengandung radiasi yang dapat menyebabkan bayi cacat atau bahkan keguguran. Efek yang ditimbulkan memang tidak langsung terlihat, karena baru beberapa hari kemudian efek radiasi sinar X akan terlihat. Jadi, sebaiknya ibu hamil tidak melakukan rontgen saat hamil.

    Minum air es
    Mitos yang berkembang selama ini adalah meminum es dapat menyebabkan bayi menjadi besar. Namun, sebenarnya yang dapat menyebabkan bayi besar adalah selain karena faktor keturunan, juga karena faktor air es yang terlalu manis. Memang terkesan simpel, namun bahaya mengonsumsi gula yang berlebih ini akan sangat nyata bagi si bayi. Terlebih bagi Anda yang memiliki risiko diabetes, karena hal risiko ini akan menurunkan pada bayi.

    Berhubungan intim
    Banyak pula mitos yang berkembang di masyarakat bahwa berhubungan intim saat hamil dapat meningkatan risiko keguguran. Ini benar adanya, namun dengan catatan bahwa Anda sebelumnya memiliki kelainan pada kehamilan sebelumnya. Namun, hal itu ternyata tidak terbukti pada kehamilan normal, karena berhubungan intim saat hamil justru akan membantu mempercepat proses persalinan.

    Menggunakan cat kuku
    Para ibu hamil umumnya akan menjadi sangat sensitif terhadap segala jenis bau-bauan, terlebih dengan bau keras cat kuku yang seringkali membuat mual dan pusing. Di masa kehamilan, sebaiknya Anda tidak menggunakan cat kuku untuk mengurangi risiko bau cat yang ikut masuk ke dalam kandungan.

    Mengonsumsi ikan mentah
    Mengonsumsi ikan mentah sebenarnya tak ada hubungannya dengan tumbuh kembang bayi yang akan memiliki bau amis. Mitos tersebut sebenarnya berkelanjutan pada risiko bayi terkena kontaminasi oleh bakteri-bakteri yang masih ada pada ikan mentah. Tak hanya itu, kontaminasi bahan merkuri yang terdapat pada ikan mentah juga dapat berpengaruh pada kehamilan.

    Semoga kini Anda bisa membedakan antara mitos benar dan salah. Semoga bermanfaat!

    NO COMMENTS

    Tinggalkan Komentar Anda di Sini