Beda Minyak Goreng, Beda Kegunaan

    0 210

    Memasak menggunakan minyak goreng merupakan hal yang pasti sering Anda lakukan di rumah.

    Berbagai pilihan minyak goreng yang beredar di pasar dan supermarket terkadang membuat Anda bingung.

    Bahkan terkadang Anda malas untuk memilih jenis minyak goreng, sehingga menggangap semua jenis minyak goreng sama saja.

    Padahal sebenarnya minyak goreng yang beredar di pasar dan supermarket memiliki jenis yang berbeda-beda dan kegunaannya yang berbeda-beda pula.

    “Minyak goreng itu ada banyak, kandungan di dalamnya pada dasarnya sama, yang membedakan adalah kegunaannya dalam memasak yang berbeda-beda,” jelas Chef Aldhi Adhena, Executive Chef Uniliver Food Solutions Indonesia.

    Pada dasarnya minyak goreng memiliki titik asap yang berbeda-beda. Titik asap merupakan titik dimana minyak akan mengeluarkan asap, sehingga pada titik ini minyak kehilangan kestabilannya terhadap kadar lemak tak jenuhnya.

    Oleh karena itu, Anda harus mengetahui titik asap yang dimiliki oleh berbagai minyak goreng yang beredar di pasaran. Berikut beberapa jenis minyak dan titik asap yang dimilikinya seperti dilansir dari missvickie.com.

    Minyak Almond
    Minyak jenis ini memiliki titik asap pada 257 derajat celcius dan sebaiknya digunakan untuk makanan dingin, karena minyak ini akan mudah rusak jika terkena panas.

    Butter
    Biasanya Anda menggunakan butter sebagai bahan olesan hidangan panggang. Padahal hal ini tidaklah benar, butter memiliki titik asap rendah yaitu 176 derajat celcius sehingga hanya cocok untuk digunakan untuk menumis ringan.

    Minyak Canola
    Minyak rendah lemak jenuh ini dapat disajikan dengan salad atau dapat digunakan untuk memasak. Minyak ini memiliki titik asap yang relatif tinggi (232 derajat celcius), sehingga cocok digunakan dengan teknik memasak apapun khususnya memasak dengan teknik deep-fry.

    Minyak Wijen
    Minyak wijen ini memiliki titik asap pada 210 derajat celcius, sehingga sebaiknya digunakan dalam kuantitas sedikit dan tidak dimasak.

    Minyak Zaitun
    Minyak ini baiknya digunakan sebagai minyak menumis ringan. Karena minyak zaitun memiliki titik asap yang cukup rendah yaitu pada 160 derajat celcius.

    Minyak Sayur
    Minyak ini ditujukan untuk digunakan dalam berbagai teknik masak karena memiliki rasa yang ringan dan titik asap yang tinggi.

    NO COMMENTS

    Tinggalkan Komentar Anda di Sini