Tanda Tubuh Kurang Tidur

Tanda Tubuh Kurang Tidur

2 192

Foto Tanda Tubuh Kurang Tidur tubuh tanda lelah Kurang Tidur istirahat fisik  woman yawning in the office 507bd41287d004Tubuh tak bisa berbohong ketika membutuhkan waktu istirahat.

Rasa ngantuk menjadi tanda paling umum. Untuk mengetahui apakah Anda cukup atau tidak cukup tidur, ternyata tubuh memberikan sinyal lho.

Berikut ini beberapa tanda bahwa tubuh sudah merasa lelah, sehingga membutuhkan tidur, dilansir melalui Huffingtonpost (15/10).

Lapar terus. Jika Anda merasa lapar sepanjang hari (bukan karena tidak sarapan atau selesai olahraga) mungkin ini menjadi sinyal tubuh kekurangan waktu istirahat. Penelitian di tahun 2010 menunjukkan bahwa kurangnya tidur berdampak pada tingginya hormon ghrelin. Hormon ini menaikkan nafsu makan dan memicu rasa lapar. Akibatnya, tubuh memelar.

Cepat emosi. Sikap sensitif dan emosional juga bisa menjadi pertanda bahwa Anda tidak cukup tidur. Riset di tahun 2007 menunjukkan bahwa kurang tidur meningkatkan peningkatan aktivitas otak di bagian amygdala hingga 60 persen. Amygdala merupakan bagian otak yang bertanggung jawab terhadap rasa takut dan gelisah.

Susah fokus.
Kekurangan waktu tidur malam juga menyebabkan Anda susah konsentrasi dan jadi pelupa. Penelitian telah menunjukkan terlalu sedikit waktu tidur menyebabkan berbagai masalah kognitif, seperti kesulitan fokus, mudah bingung, kurang waspada, pelupa dan susah berkonsentrasi.

Mudah terserang flu. Jika sering terkena flu, coba perbaiki kebiasaan tidur terlarut malam. Penelitian di tahun 2007 mengungkapkan, orang yang tidur kurang dari tujuh jam setiap malam memiliki risiko hingga tiga kali lipat terkena flu.

Lebih ceroboh. Beberapa riset menunjukkan orang yang mengantuk memiliki respons motorik yang lebih lambat dan tidak akurat, sehingga refleks berkurang dan tidak bisa fokus pada satu aktivitas.

Tidak bergairah. Orang yang memiliki waktu tidur kurang dari delapan jam mengalami penurunan gairah dan kurang tertarik untuk melakukan aktivitas. Menurut peneliti, kurangnya tidur juga bisa meningkatkan kadar hormon stres kortisol.

2 COMMENTS

Tinggalkan Komentar Anda di Sini