Wah! Jujur Bisa Bikin Tambah Sehat

Wah! Jujur Bisa Bikin Tambah Sehat

1 196

Sebuah penelitian menemukan bahwa berbohong dapat mempengaruhi kondisi kesehatan seseorang. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa kesehatan fisik dan mental orang yang jarang atau lebih sedikit berbohong lebih baik dibandingkan dengan mereka yang lebih sering berbohong.

Dari penelitian ini diketahui bahwa kejujuran mampu meningkatkan kesehatan seseorang. Dalam penelitian ini responded yang berjumlah 110 orang dan berusia antara 18 hingga 71 tahun menjalani tes kesehatan dan tes kejujuran. Penelitian ini dilaksanakan oleh Anita Kelly, profesor psikologi Universitas Noter Dame, Indiana. Temuannya ini ia publikasikan pada American Psychological Association minggu lalu.

Profesor ini mengatakan saat tingkat kebohongan seseorang tinggi, grafik kesehatan mereka malah menurun. Sebaliknya, saat grafik kebohongan menurun, tingkat kesehatan malah meningkat.

Peneliti kemudian memberikan instruksi pada peserta untuk tidak berbohong. Mereka boleh menolak memberikan jawaban atau diam asal mereka tidak mengatakan hal yang mereka ketahui adalah sebuah kebohongan. Sebagian peserta lain tidak diberi instruksi seperti itu.

Kelompok yang diminta untuk tidak berbohong memiliki empat kali risiko yang lebih rendah terkena masalah kesehatan fisik dan tiga kali lebih rendah terkena masalah kesehatan mental. Pada kelompok lain yang tidak diberi instruksi menahan diri, mereka menemukan adanya keluhan pada kesehatan mental seperti perasaan melankolis dan tegang begitu juga dengan kesehatan fisiknya. Mereka biasanya mengeluh sakit kepala dan tenggorokan.

Profesor Linda Stroh dari Loyola University, Chicago, mengungkapkan bahwa hasil penelitian ini sesuai dengan penelitiannya terdahulu. Ia menemukan bahwa saat orang tidak berbohong, ia tidak memiliki tekanan pada mentalnya.

Dari hasil penelitian ini juga terungkap bahwa penduduk Amerika ternyata berbohong sebanyak 11 kali dalam seminggu. (GT)

1 COMMENT

Tinggalkan Komentar Anda di Sini