Marah? Tidur Saja!

Marah? Tidur Saja!

0 145

Anda baru saja bertengkar dengan pasangan atau sahabat? Ada nasihat yang mengatakan jangan tidur dalam keadaan marah, keluarkan kejengkelan Anda agar perasaan jadi lega.

Riset Brad J. Bushman, Ph.D., pakar communication & psychology, Ohio State University, AS, justru mengungkap hal yang berbeda.

“Mengumbar amarah sama seperti menyiram bensin ke api. Perasaan kesal akan menjurus pada perkataan verbal yang kasar dan menyulut agresivitas,” kata Brad.

Penelitian membuktikan bahwa membiarkan rasa marah terus disalurkan, membuat orang makin agresif. Sedangkan, mereka yang mendiamkan amarah justru lebih tenang.

Kesimpulannya, dari pada menjadikan pasangan atau sahabat sebagai target amarah dan kata-kata ‘keras’ Anda, cobalah menenangkan diri terlebih dahulu. Ambil napas dalam-dalam, hitung mundur hingga 10.

“Daripada bertengkar hingga larut malam tanpa terselesaikan dan memakan waktu tidur Anda, cobalah menenangkan keadaan. Tidur adalah istirahat dan relaksasi terbaik, dan bisa ‘mendinginkan kepala’. Walaupun itu harus menunggu keesokan hari, yang penting hati sudah adem,” ujar Brad.

Yuk, dicoba!

NO COMMENTS

Tinggalkan Komentar Anda di Sini