Ada 150 Hosting Situs Internet di IDC

Ada 150 Hosting Situs Internet di IDC

0 193

Gedung Indonesia Data Center (IDC) fokus pada perawatan server pasca kebakaran yang terjadi semalam. Kebakaran tersebut sempat membuat sejumlah situs online di Indonesia tidak dapat diakses. Menurut pantauan, situs-situs seperti okezone.com, indonesia.go.id, dan merdeka.com yang sempat down sudah dapat diakses kembali. Meski demikian, situs berita detik.com, sampai berita ini diturunkan belum dapat diakses.

Seperti diberitakan, perangkat UPS di data center IDC Duren Tiga, Jakarta, sejak semalam terbakar. Akibat terbakarnya UPS ini, atas pertimbangan keamanan, server-server yang berada di data center tersebut dimatikan untuk sementara waktu.

Saat ditanya lebih lanjut apa saja situs-situs online populer yang menanamkan hosting di server IDC, Marketing IDC Teja tak menyebutkan secara terperinci. “Saat ini saya diberi tanggungjawab fokus untuk maintenance, coba hubungi pihak lapangan saja,” katanya, Senin, 13 Agustus 2012.

“Yang lebih tahu itu ya para ISP, juga yang penyewa rak server, saya kurang tahu apa saja, termasuk situs pemerintah yang ditanamkan di sini. Setahu saya yang ada di sini www.detik.com,” ujarnya. Ia memberikan keterangan bahwa di lantai 1 gedung IDC tersebut, ada 150 hosting.

Ia mengaku juga susah untuk menghubungi direktur IDC yang saat ini masih berada di luar kota.

Sampai sejauh ini IDC sudah menyalakan pendingin ruangan (AC) untuk menghidupkan server atau hosting yang terdapat dalam ruangan itu. “Perkembangannya untuk server di lantai 1 sudah normal, sudah jalan, sedangkan lantai 2 ini sedang updating atau AC sudah dinyalakan dan menunggu sebentar lagi,” kata Teja.

Teja belum bisa memastikan kapan server atau hosting yang terdapat di lantai 2 dapat kembali normal. Tapi ia memperkirakan sekitar 1 sampai 2 jam lagi kemungkinan server di lantai dua bisa berjalan kembali.

“Jadi prosedurnya, AC dinyalakan, agar ruangan dingin, nah saat ruangan dingin, baru server bisa normal, tinggal sedikit lagi,” ujar Teja. Jumlah server yang ada di lantai 1 mencapai 150 unit, dan kini sudah normal.

Sebagai tindak lanjut pascakebakaran, pihak IDC mengaku sudah menambah infrastruktur untuk menjaga pusat data di sana. IDC juga sudah menyiagakan kembali Uninterruptible Power Supply atau UPS.

“Kami sudah back up UPS lagi, sudah oke,” ujarnya. Soal kemungkinan pindah kantor, pihak IDC belum berpikiran, saat ini pihaknya fokus menormalkan server yang ada.

Sedangkan Kepala Humas dan Pusat Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika, Gatot S Dewa Broto menjelaskan situs pemerintah tidak terkena dampak kebakaran IDC kemarin. “Sejauh ini tidak ada yang terganggu,” kata Gatot dalam keterangan tertulis.

Akibat kebakaran ini, sejumlah situs-situs online Tanah Air tak bisa diakses. Beberapa situs berita nasional juga belum bisa dibuka sampai pagi ini. (umi)

NO COMMENTS

Tinggalkan Komentar Anda di Sini