Home Serba Serbi Aneh ‘My Last Wish’ Jejaring Sosial Khusus Bagi Orang yang Sekarat

‘My Last Wish’ Jejaring Sosial Khusus Bagi Orang yang Sekarat

1 3

Anda tentunya tidak asing lagi dengan kepopuleran jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Google+, Pinterest, atau Socl, dan mungkin saja ada mempunyai akun di antara jejaring sosial tersebut.

Namun, baru-baru ini muncul sebuah jaringan sosial baru yang disebut ‘My Last Wish’, namun yang membuat jejaring sosial ini berbeda adalah karena ‘My Last Wish’ ditujukan kepada orang-orang yang sekarat.

Layanan ini tersebut datang sebagai aplikasi iPhone gratis, dengan versi Android yang segera menyusul, serta ditujukan untuk membantu orang bertemu orang lain yang sedang sekarat, dan memungkinkan mereka untuk bertukar pikiran dan harapan, dan memenuhi keinginan terakhir mereka.

Aplikasi yang dikembangkan oleh sebuah perusahaan bernama White Lotus Corporations, digambarkan sebagai sebuah aplikasi jejaring sosial untuk menjalin persahabatan dengan orang-orang yang tidak dikenal dari seluruh penjuru dunia, dengan etnis, budaya, tradisi dan gaya hidup yang berbeda, tetapi memiliki satu kesamaan dan itu adalah ‘Harapan Terakhir’

Dalam aplikasi ini terdapat ‘Wish Wall’ untuk orang berbagi keinginan terakhir mereka dengan dunia, dan mencari tahu orang-orang dengan keinginan yang sama sebelum mereka meninggal, dan dapat terhubung dengan mereka dan menjadi teman selamanya.

Pengguna dapat memposting keinginan terakhir mereka pada ‘Wish Wall’, dan jika mereka melampirkan rincian kontak mereka, pengguna lain dapat menghubungi jika mereka ingin melakukan hal yang sama.

Beberapa pengguna telah memposting keinginan mereka, seperti menulis buku, membuka toko, atau berpergian ke gurun untuk melihat bintang-bintang.

Jika pengguna telah terhubung sebagai ‘teman’, maka setiap update akan dikirim ke satu sama lain, mirip dengan komentar di dinding Facebook.

Co-founder Kirtan Thaker mengatakan kepada situs Mashable, “Saya percaya pada kemungkinan bahwa akan ada dua orang di dunia ini dengan harapan, mimpi dan keinginan yang sama.”

“Saya yakin bahwa jika kita membuat sebuah aplikasi di mana kemungkinan ini dapat berubah menjadi kenyataan, orang akan menyukai konsep ini dan mereka akan mendapatkan kesempatan untuk bertema dengan orang yang tak dikenal namun memiliki satu kesamaan yang merupakan keinginan terakhir mereka.” tuturnya.

1 COMMENT

Tinggalkan Komentar Anda di Sini