Home Serba Serbi Aneh Cincin Cerai, Simbol Kehancuran Perkawinan

Cincin Cerai, Simbol Kehancuran Perkawinan

0 23

Cincin yang melekat di jari manis seolah telah mendapat kesepakatan sosial sebagai cincin kawin. Menjadi simbol pengikat perkawinan. Di tengah budaya penyematan cincin kawin, kini muncul tren baru: memakai cincin cerai.

Filosofinya sama. Jika orang memakai cincin kawin sebagai simbol ikatan cinta perkawinan, pemakaian cincin cerai sengaja dilakukan sebagai simbol perpisahan atau kehancuran sebuah perkawinan.

Adalah desainer perhiasan asal Perancis, Gisele Ganne, yang turut menyemarakkan tren cincin cerai di pasaran. Ia menggagas cincin cerai ini setelah melihat data tingginya perceraian di sejumlah negara di Eropa, khususnya Inggris yang mencapai 42 persen dari perkawinan yang terjadi.

Jangan bayangkan cincin indah bertahta berlian layaknya cincin kawin. Ganne sengaja menciptakan cincin emas bernuansa gothic sebagai simbol pernikahan yang terenggut. Cincin seharga £850 atau sekitar Rp12,5 juta itu berukir tengkorak burung dengan karangan bunga pengantin dan permata.

Foto Cincin Cerai, Simbol Kehancuran Perkawinan  perceraian cincin  126962 cincin cerai2

Perusahaan perhiasan asal New York, Spritzer and Furman, juga pernah meluncurkan cincin cerai terbuat dari emas 18 karat bertabur butiran berlian. Desain cincin seharga US$3.200 atau sekitar Rp27 juta ini berupa bentuk hati yang terbelah dua.

Kemunculan cincin cerai menuai kontroversi di sejumlah kalangan. Ada yang menyebut cincin itu sebagai media pengekalan “luka”. Sebab, memakai cincin itu justru akan membuat mereka yang mengalami perceraian sulit melupakan mantan pasangannya. Ada pula yang menyebut cincin cerai sebagai media ekspresi yang murahan. (hp).

Sumber:

Leave a Reply