Gaya Hidup Buruk Jadi Penyebab Kematian Whitney Houston ?

Gaya Hidup Buruk Jadi Penyebab Kematian Whitney Houston ?

1 149

Penyanyi bersuara emas Whitney Houston dilaporkan meninggal dunia pada hari Sabtu (11/2) malam waktu setempat atau Ahad (12/2) WIB. Penerima penghargaan Grammy Award Whitney Houston meninggal dunia di usia 48 tahun.

Mengutip >TMZ, sumber kepada AP mengatakan, Whitney ditemukan di kamarnya di Beverly Hilton Hotel, setelah menyebutkan keamanan hotel menelepon 911. Dan, ketika paramedis tiba, Whitney ditemukan sudah tidak responsif pada Sabtu (11/2).

“Menurut sumber kami, paramedis melakukan CPR atau tindakan pertolongan. Tetapi tak berhasil dan Whitney dinyatakan meninggal pada 3:55 AM,” ujar perwakilan Whitney.

“Sumber kami mengatakan tak ada tanda-tanda jelas permainan kotor, tapi detektif dari Baverly Hills Police Departemen telah memulai penyelidikan penuh,” paparnya.

Diduga Meninggal Akibat Narkoba?

Berita kematian Houston datang di malam perayaan bagi insan musik Grammy Award. Informasi awal datang dari publisis atau Juru Bicara Houston, Kristen Foster, yang mengkonfirmasi tentang kematian Houston.

“Kami sangat menyayangi Whitney Houston. Ia telah meninggal dunia,” kata Foster.

Namun Juru bicara Whitney Houston, Nancy Seltzer, membantah rumor yang beredar kalau penyebab kematian Houston akibat overdosis. Menurut Seltzer, Houston mengalami masalah kesehatan akibat stress dengan masalah keluarga.

“Saya belum lama berbicara dengan Whitney. Dia baik-baik saja dan dia tidak mengerti dengan semua yang terjadi di dunia sekarang, mengapa mereka terus mencari rumor baru yang membongkar dirinya,” kata Seltzer seperti dikutip ABCNEws, Minggu (12/2).

Perempuan keturunan Afrika ini lahir di Newark, New Jersey, Amerika Serikat, 9 Agustus 1963 sebelumnya dikabarkan sakit dan sempat dirawat di rumah sakit.

Sepanjang hidup Whitney Houston penuh kontroversi, termasuk tentang ia sebagai pengguna obat-obatan terlarang. Houston memulai karier menyanyinya di tahun 1980-an dan hingga akhir 90-an Houston masih terus menjadi artis dengan penjualan album terlaris. Beberapa lagu yang populer dan meledak di pasaran antara lain I Will Always Love You, Waiting to Exhale, I Have Nothing.

Whitney Houston menjadi inspirasi bagi banyak penyanyi muda, seperti Christina Aguilera hingga Mariah Carey.

Sebelum dilaporkan meninggal Houston diminta dokter pribadinya untuk segera mengubah gaya hidupnya. Perempuan berusia 47 tahun itu diminta harus berhenti merokok jika masih ingin bertahan hidup.

Pernyataan itu disampaikan dokter pribadinya setelah Houston didiagnosa emfisema di tubuhnya. Emfisema merupakan penyakit paru-paru kronis yang ditandai kerusakan jaringan sehingga paru-paru kehilangan elastisitas. Hilangnya elastisitas itu membuat udara di dalam paru-paru tidak bisa keluar dan masuk dengan normal. Akibatnya kantong udara akan membesar karena penumpukan udara di dalamnya. Dalam kondisi ini, penderita biasanya memperlihatkan gejala sulit bernapas. Penyebab utama emfisema adalah rokok.

Nama Whitney Houston melejit karena kemampuannya menyanyi hingga jangkauan suara lima oktaf. Pada tahun 1980 ia menjadi penyanyi wanita Afrika-Amerika pertama yang masuk ke dalam tangga lagu MTV yang pada saat itu didominasi penyanyi rock kulit putih.

Album debutnya dengan penjualan tertinggi sebagai seorang penyanyi solo, yang menduduki peringkat #1 di tangga lagu Billboard 200. Ia juga memegang 7 buah single #1 di tangga Billboard Hot 100, mematahkan rekor 6 kali yang dipegang The Beatles dan The Bee Gees.

Kepopuleran Whitney semakin melejit tatkala menjadi bintang film Bodyguard. Di film ini ia berdampingan dengan aktor ganteng Kevin Costner.

Tapi pada akhir karirnya, Houston menjadi kisah peringatan yang menakjubkan dari jumlah korban penggunaan narkoba. Penjualan album menurun drastis dan hits berhenti datang; citranya sekali tenang hancur oleh sikap liar dan penampilan publik aneh.

Sumber:

  • http://artis.inilah.com/read/detail/1829230/whitney-houston-meninggal-di-kamar-hotelnya

1 COMMENT

Tinggalkan Komentar Anda di Sini