Diet Digital, Kurangi Candu Gadget

Diet Digital, Kurangi Candu Gadget

2 338

Foto Diet Digital, Kurangi Candu Gadget Smartphone Ponsel kecanduan gadget  Tiffany Shlain

Saat ini, jumlah gadget yang ada di Amerika mencapai angka yang mencengangkan. Untuk itu, pembuat dokumenter Tiffany Shlain mencoba menceritakannya lewat dokumenternya.

“Ada 5 miliar ponsel di planet ini dan ada 2 miliar orang online,” kata sutradara film baru ‘Connected’ yang mengeksplorasi meningkatnya ketergantungan manusia pada perangkat elektronik yang dibawa.

Nampaknya, Shlain memiliki hubungan cinta-benci pada teknologi. Dalam trailer filmnya, ia menceritakan sebuah kisah saat makan malam dengan teman dan berpura-pura pergi ke kamar mandi hanya untuk bisa mengecek email pada smartphone miliknya.

“Semua terjadi begitu cepat. Tampaknya tak akan ada banyak waktu untuk benar-benar berbicara mengenai apa yang benda ini lakukan pada kita,” kata Shlain yang juga pendiri Webby Awards.

“Apa artinya terhubung di abad 21? Apa gunanya? Apa buruknya? Apa harapan?,” katanya. Berkat smartphone, orang tak hanya bisa terhubung melalui panggilan saja. Kini, orang bisa mengirim pesan pada ponsel melalui teks, email, Facebook atau Twitter.

Aliran informasi tersebut kini bisa diakses siapa saja, kapan saja dan dimana saja selama ada sinyal. Menurut laporan perdagangan industri Cellular Telecommunication Industry Association, Amerika Serikat (AS) memiliki 327 juta pelanggan ponsel di mana penduduk AS hanya 315 juta orang.

Shlain yakin, film buatannya akan menyajikan teknologi sebagai langkah lanjutan dalam membentuk masyarakat. “Ponsel memperpanjang keinginan kita atas koneksi emosional. Ini memperluas kapasitas manusia karena manusia berevolusi. Kita ingin terus memiliki lebih banyak cara untuk bertukar ide dan untuk bisa terhubung,” katanya.

Namun, Shlain berpendapat, ada sisi yang lebih gelap pada kondisi masyarakat yang selalu on dan terhubung. “Orang jadi sangat tak sopan. Saat bersama teman baik, Anda tak seharusnya memiliki ponsel seperti sebuah bom waktu. Saat berjalan menyambut suami atau pasangan, Anda tak boleh berbicara lewat ponsel,” katanya.

Dalam dokumenternya, Shlain merenungkan akan seperti apa dampak abadi ledakan informasi ini. “Saya ingin tahu apa orang akan kembali pada satu masa dan berkata, ‘Saya tak percaya orang terlalu sering menggunakan ponsel di tiap situasi dan tidak ada batasan,” katanya.

Dalam kehidupannya sendiri, Shlain mengaku membatasi diet digitalnya. Sehari dalam sepekan, Shlain dan keluarganya mematikan teknologi. “Semua layar mati selama 24 jam dan hari itu menjadi sangat menakjubkan dan indah. Saya membaca, menulis jurnal, bergaul dengan anak dan suami dan hari terasa seperti empat hari dalam satu hari. Kemudian kami tak sabar menunggu kembali online. Ini semacam menghargai teknologi dengan cara baru.” [mdr]

Sumber: http://teknologi.inilah.com/read/detail/1787588/diet-digital-kurangi-candu-gadget
Gaptek Update Permalink: Diet Digital, Kurangi Candu Gadget

2 COMMENTS

Tinggalkan Komentar Anda di Sini