4 Pekerjaan Rumah yang Berbahaya Bagi Ibu Hamil

4 Pekerjaan Rumah yang Berbahaya Bagi Ibu Hamil

0 134

Wanita hamil harus menjaga kondisi tubuhnya agar tidak terjadi sesuatu yang mengganggu kehamilannya. Misalnya dengan tidak terlalu banyak melakukan kegiatan yang terlalu berat.

Salah satu efek samping dari kehamilan yang paling umum terjadi adalah dorongan yang tidak terkendali untuk membersihkan segala macam debu dan merapikan segala hal yang terlihat berantakan. Boleh saja melakukan pekerjaan rumah asal tidak berlebihan sehingga tidak mengganggu kehamilan.

Ada beberapa pekerjaan rumah yang tidak aman dilakukan oleh ibu hamil. Seperti yang dikutip dari Babycenter, ini dia empat pekerjaan rumah tersebut.

1. Memindahkan perabotan atau perlengkapan rumah tangga. Ibu hamil masih boleh memindahkan perabotan yang ringan pada trimester pertama, tapi setelah itu sangat tidak dianjurkan untuk memindahkan perabotan rumah tangga yang berat-berat. Ibu hamil sudah memerlukan usaha yang cukup banyak untuk membawa janin dalam kehamilannya.

Jika mengerahkan diri untuk mengangkat sesuatu yang berat, itu akan meningkatkan tekanan pada punggung yang bisa menyebabkan risiko cedera punggung. Tidak ada batas aman untuk bergerak selama kehamilan.

Jika tetap ingin memindahkan perabotan, pastikan bahwa punggung telah terlindungi. Tekuk lutut dan jaga punggung tetap lurus ketika mengangkat. Namun, jika otot punggung lemah dan perut sudah membesar gunakanlah sabuk hamil, tapi lebih baik adalah meminta bantuan orang lain.

2. Menghindari penggunaan obat semprot pembasmi serangga. Karena insektisida yang masuk ke tubuh akan dimetabolisme dan dibawa ke aliran darah menuju janin, sehingga berbahaya untuk perkembangan janin. Zat yang terkandung di dalamnya bersifat racun dan dalam jumlah yang besar akan berbahaya. Sudah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa zat-zat yang terkandung dalam pestisida tersebut berbahaya bagi kesehatan anak termasuk janin. Sebaiknya gunakan produk-produk yang tidak disemprot di udara, seperti meletakkan tanaman yang berfungsi untuk mengusir serangga karena tidak akan mungkin terhirup.

3. Mengecat atau mempolitur perabotan. Mintalah bantuan orang lain ketika ingin mengecat atau mempolitur perabotan rumah. Tetapi jika tetap ingin mengerjakannya, gunakan produk yang tidak mengandung pelarut berbahaya seperti toluen, hindari makan atau minum saat bekerja dengan produk tersebut, pergunakan sarung tangan dan masker serta berilah ventilasi udara yang baik.

Ibu hamil juga tidak bagus berada di ruangan yang sedang di cat, karena bisa terpapar zat-zat kimia dari produk tersebut. Jika menghirup terlalu banyak maka akan mengalami pusing, sakit kepala dan kemungkinan sakit pada perut, jika mengalami itu segera keluar dan cari udara segar.

4. Membersihkan kandang binatang peliharaan. Sebaiknya hindari membersihkan kandang binatang peliharaan selama hamil, karena berbahaya terkena toksoplasmosis yang ditularkan dari kotoran ataupun bulu binatang. Toksoplasmosis bisa menimbulkan gejala seperti flu pada orang dewasa, namun kadang tidak menimbulkan gejala apapun.

Infeksi ini sangat berbahaya bagi ibu hamil terutama di awal-awal kehamilan, karena bisa menyebabkan masalah serius pada janin seperti kerusakan otak dan saraf. Untuk menghindari terinfeksi, jagalah kebersihan dari binatang dan kandangnya serta gunakan selalu sarung tangan, masker dan mencuci tangan setelah memegangnya.

Gaptek Update

Sumber:

NO COMMENTS

Tinggalkan Komentar Anda di Sini